Rilisan baru

Musik Indonesia baru September 2026: no na, The Brandals, Ruth Sahanaya, dan lainnya

Album debut, comeback, dan single hipdut: rilisan Indonesia sebulan terakhir, dan siapa yang menggarapnya.

Oleh Sumo38 · · 3 menit baca

Detail rilisan dicek terhadap sumber di akhir artikel ini pada 1 Oktober 2026. Kalau laporan menyebut tanggal berbeda, kami tampilkan keduanya.

Musik Indonesia menjalani September yang penuh, dan banyak di antaranya terdengar sangat lokal. no na memasukkan gamelan dan ceng-ceng ke album debut untuk label internasional, The Brandals merayakan 25 tahun dengan formasi baru, dan Ruth Sahanaya mengakhiri delapan tahun tanpa rilisan solo. Semua itu datang tepat setelah Nadin Amizah merilis album ketiganya, Laika, Yang Ditinggalkan, pada 28 Agustus, yang kami bahas di profil Nadin Amizah.

Sebuah debut, dan band berusia 25 tahun

island girl milik no na, yang rilis 18 September lewat 88rising, adalah rilisan paling mencuri perhatian bulan itu. Album penuh perdana grup ini berisi 15 lagu, tujuh baru dan delapan dari speaker freaker (the long song), dan kental dengan bunyi Indonesia: ceng-ceng di "work", gamelan di "rollerblade", dan klakson angkot di "honk!". Mereka merayakannya dengan pop-up gratis dua hari di Nirmana Falatehan, Jakarta, pada 19 dan 20 September.

Dari sudut Jakarta yang sangat berbeda, The Brandals menjadwalkan album keenam mereka, Oposisi, rilis pada 30 September, di tahun ke-25 band ini. Sepuluh lagunya direkam di Atas Music, Jakarta Barat, antara September 2024 dan Desember 2025, dengan Jonathan Mono dan Jonathan Pardede sebagai produser. Ini juga album pertama formasi empat orang saat ini, bersama drummer Ghani Noorputrawan yang bergabung awal 2025.

Kembali, dan album kedua

Merindu dari Ruth Sahanaya, yang rilis digital 4 September, adalah rilisan solo pertamanya dalam sekitar delapan tahun: EP enam lagu berisi "Pelangi", "Aku Tak Sanggup", "Terserah Kamu", "Aku Merindu", "Pagi", dan "Sebaris Lirik Cinta". Kelvin Joshua menulis "Aku Tak Sanggup", Farel Hilal memproduseri "Pelangi", dan gitaris Indra Iryawansyah Amac menulis "Sebaris Lirik Cinta". Untuk kolektor, edisi piringan hitam sebanyak 100 keping bernomor sedang disiapkan, dengan pengiriman pre-order pada November.

Rony Parulian menyusul single Juni-nya, "Wals Akhir Zaman" yang diproduseri Petra Sihombing untuk Universal Music Indonesia, dengan album kedua Dunia dan Seisinya, berisi sepuluh lagu dan rilis awal September (laporan menyebut 3 dan 4 September). Yura Yunita sendiri merilis single pada 2 September: "Pertiwi", dengan lirik dari Donne Maula, musik dari Yura, produksi Iwan Popo, dan video garapan Kathleen Malay.

Dari Bali sampai hipdut

Dialog Dini Hari memilih jalan pelan. Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi, delapan lagu sekitar 32 menit yang rilis 18 September, direkam dengan peralatan analog, termasuk mesin pita Studer tahun 1983, di Uma Pohon Studio, Denpasar, dengan Sugeng Wisnu sebagai tamu di "Biarlah". Album ini tersedia digital, kaset lewat Jajan Kaset, dan CD lewat deMajors.

Lomba Sihir memilih memperluas album keduanya. Edisi deluxe Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi menambahkan lima lagu, di antaranya "Vas Bunga" dan "Di Seberang", single Juli yang ditulis bersama Hindia (Baskara Putra), dan rilis awal September (laporan menyebut 4 dan 9 September). Rilisan ini menjadi pemanasan untuk konser terbesar mereka, Konser Ujung Dunia, di GBK Basketball Hall, Jakarta, pada 21 November. Kalau kamu mau datang, panduan nonton konser pertama kami membahas tiket sampai cara pulang.

Dan untuk yang lebih bergoyang, Akbar Chalay dan Mingse, alter ego penyanyi Bunga Reyza, merilis single hipdut (hip hop dangdut) "Kok Masih Rindu?" pada 18 September lewat Glitch Haus/Sony Music Entertainment Indonesia. Lagunya ditulis dan diproduseri Giant Prayash Trinanda dan Akbar Chalay. Keduanya sudah terbukti laku di negeri tetangga: lagu mereka sebelumnya, "Astaga Bercanda", mencapai No. 2 di Spotify Top 50 Malaysia.

Oktober dibuka dengan kuat, dengan Lyodra Ginting dan Avhath sama-sama merilis album pada tanggal 9. Ini semua album Indonesia yang sudah diumumkan.

Sumber

  1. Antara Jabar: no na rilis album debut island girl lewat 88rising
  2. Pophariini: no na rilis album perdana island girl
  3. Pophariini: The Brandals siapkan album keenam Oposisi
  4. Medcom: Rony Parulian dan album barunya
  5. Medcom: lagu Jalan Tengah, Rony Parulian
  6. Medcom: Rony Parulian, Wals Akhir Zaman
  7. Antara Bali: Ruth Sahanaya luncurkan Merindu
  8. Antara Jogja: piringan hitam EP Merindu
  9. Antara: Yura Yunita rilis Pertiwi
  10. Kumparan: Lomba Sihir, Di Seberang
  11. Medcom: Lomba Sihir siapkan Konser Ujung Dunia
  12. Antara: Akbar Chalay dan Mingse rilis Kok Masih Rindu?
  13. Pophariini: Dialog Dini Hari lepas album baru